Home » » Peranan Tarekat pada Masa Revolusi Fisik

Peranan Tarekat pada Masa Revolusi Fisik

Written By Mahmud J. Al Maghribi on Selasa, 19 Februari 2013 | 22.07



Masa perang kemerdekaan (1945-1950) para Ulama Tarekat tidaklah bertindak eksklusif. Justru sebaliknya rasa tanggung jawabnya terhadap Republik Indonesia ditampilkan dengan kesertaan membela Negara bangsa dan agama dalam barisan Sabilillah atau dalam Hizbullah. Demikian pula dalam pembinaan TNI, banyak Ulama yang tadinya Daidanco – Komandan BatalyonTentara Pembela Tanah Air (PETA) masuk memperkuat TNI, menduduki jabatan Komandan Divisi atau Komandan Batalyon.

Pada masa perang kemerdekaan, jenis senjata yang lebih dikenal yaitu senjata bambu runcing dari Parakan mempunya arti magis yang sangat membekali keberanian tempur para prajurit. Pertempuran 10 November 1954 di Surabaya, peranan K.H. Hasyim Ashari dari Jombang dan K.H. Abbas dari Pesantren Buntet Cirebon, sangat menyemangati suasana serangan dari prajurit. Demikian pula dalam Pertempuran 15 Desember 1945 yang berhasil kembali merebut Ambarawa, peranan Kyai Muhlish, Kyai Mandur, sangat menentukan sekali

Sebagai akibat Rusia mendukung Perjanjian Posdam yang menyatakan bahwa Negara penjajah menerima kembali jajahannya setelah Perang Dunia II selesai, PKI yang berkiblat ke Rusia, menolak Proklamasi. Sikap politik yang demikian inilah yang menjadi dasar timbulya kudeta komunis di Madiun 19 September 1948. 

Menghadapi kudeta komunis di Madiun, kalangan Ulama Tarekat tetap bersikap menentang komunis sejak masa Gerakan Nasional (1900-1942). Demikian pula pada masa Pemberontakan G30S /PKI, 1965, Ulama Tarekat tetap berdiri mendukung Pemerintahan Orde Baru.

Terhadap gerakan ektremis lainnya : Republik Maluku Selatan yang dipimpin oleh Samoukil, Angkatan Perang Ratu Adil yang dipimpin oleh Westerling, serta Darul Islam (DI), kalangan Ulama Tarekat menunjukkan dukungan yang sama terhadap sikap Parpol Islam yang menentang keseluruhan gerakan tersebut dan tetap setia pada pemerintahan Republik Indonesia yang sah.

Sumber : TQN Sejarah, Asal-Usul, dan Perkembangannya (Ponpes Suryalaya).
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. UNTAIAN MUTIARA TQN SURYALAYA - SIRNARASA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger